Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ikan Borneo Sucker



Ikan Borneo Sucker (akuariumhiasku) | Adalah Ikan Sapu-sapu asli Indonesia Borneo Sucker (sapu-sapu biola) yaitu ikan hias asli Indonesia. Sesuai sama dengan namanya, ikan ini datang dari Pulau kalimantan. Ikan dapat ditemukan di anak sungai yang berair deras, dengan keadaan lingkungan ; PH 6. 5, temperatur 20-24 derajat celcius dan kesadahan (GH) 5. Di sungai Riam kanan, Banjarmasin umpamanya, ikan ini kerap didapati terlebih di akhir musim kemarau.



Borneo sucker sudah menyesuaikan dengan kehidupan di air deras. Dalam evolusinya dilingkungan seperti itu Borneo sucker membuat sejenis “alat penghisap” pada perut dan siripnya. Karena, ikan ini bisa tempelkan dianya dengan aman pada bebatuan setempat tiada takut tenggelam terbawa arus. Sekilas ikan ini serupa dengan ikan sapu-sapu (sucker mouth), walau sekian Borneo sucker bukan hanya tergolong catfish seperti perihal sapu-sapu, tetapi terhitung dalam famili Balitoridae. Dalam pemeliharaannya untuk ikan hias, borneo sucker memerlukan air yang mempunyai kandungan oksigen tinggi lantaran di habitatnya dia umum hidup di sungai dengan air yang mengalir cukup deras.

Ukuran rata-rata Borneo sucker yaitu 5cm tidak sering didapati yang panjangnya kian lebih 6cm. Walau demikian terdapat banyak laporan yang mengatakan bahwasanya ikan ini dapat meraih panjang 10cm. Borneo sucker tergolong benar-benar aktif, oleh karenanya jika anda mendapai ikan ini berdiam diri (terlebih pada waktu beli) ada kemungkinan ikan itu “tidak beres”.

Di alam, Borneo sucker mengonsumsi algea (lumut) yang tumbuh di bebatuan untuk makanannya. Oleh karenanya, kerap ikan ini tak pas dipelihara di akuarium baru. Supaya dapt memeliharnya dengan baik dan berkepanjangan baiknya disediakan akuarium dengan bebatuan yang sudah berlumut.

Borneo sucker hingga step spesifik ingin terima type pakan lain. Ada asumsi ikan ini condong berbentuk karnivora, lantaran disangka di alam ikan ini konsumsi juga larva serangga kecil dan udang-udangan. Oleh karenanya, Borneo sucker bisa terima pakan berbentuk pelet, flake, pelet udang, pakan hidup atau pakan beku terlebih bloodworm dan artemia. Walau sekian untuk pemeliharaan dalam periode waktu lama atau kepentingan pembiakan, pemberian makan dengan lumut benar-benar dianjurkan.

Mengingat Borneo sucker adalah ikan yang datang dari sungai berarus deras, maka setup akuarium dengan arus buatan benar-benar disarankan. Arus buatan ini bisa di ciptakan dengan memodifikasi keluaran dari head pump sedemikian rupa, hingga bakal membuahkan arus yang cukup.

Penentuan type kelamin pada Borneo sucker relatif susah. Dengan cara umum bisa dijelaskan ukuran jantan sedikit lebih besar dibanding dengan betina. Moncong jantan condong lebih “persegi” dibanding moncong betina yang lebih “membulat”. Pada ikan jantan ditemukan dua benjolan “hidung” pada tiap-tiap segi moncong. Benjolan ini bakal terlihat makin terang pada saat kawin. Warna jantan lebih cerah. Mendekati saat kawin ikan jantan biasanya bakal aktif bikin sarang, yakni lewat cara menggali kerikil atau pasir dengan memakai ekornya dengan cara aktif.